jump to navigation

Tricks Excel: Membuat Grafik Dengan Warna Berbeda Otomatis August 8, 2010

Posted by Admin in Tutorials, Tips & Tricks.
Tags: , , , , , , , , ,
7 comments

Artikel ini membahas trik untuk membuat grafik yang bisa berubah / beda warna secara otomatis. Misalnya kita punya grafik penjualan setiap bulan, dan untuk bulan yang target tidak tercapai, warna grafiknya otomatis menjadi merah sementara bulan-bulan yang target tercapai hijau, dll bisa disesuaikan sesuai dengan kondisi atau persyaratan yang diinginkan.

Grafik Dengan Warna Otomatis

“Assalmualaikum…. mau tanya.
saya sudah membuat suatu program menggunakan grafik. anggaplah data tersebut targetnya 5 dan nilai a=4, b=5, c=6, bagaimana merubah warna grafik secara otomatis, apabila kurang dari target “a”= warna merah, sama dengan target “b”= warna kuning, dan melebihi target “c”= warna hijau. seandanya a=6, b=4, c=5 bagaimana supaya warna grafik tersebut berubah secara otomatis.”

Beberapa hari lalu ada yang mempost pertanyaan di atas di halaman tanya-jawab, dan saya sudah janjikan akan mencoba menjadikannya bahan post saya terbaru. Jadi ini dia penjelasannya, disertai file contoh untuk lebih memperjelas lagi.

Ilustrasi Kasus Grafik Beda Warna Otomatis

Kali ini saya membahas trik excel untuk membuat grafik batang biasa tapi warnanya yang tidak biasa. Untuk warna dibuat otomatis, jadi jika pada saat tertentu hasilnya kurang dari target warna di grafiknya menjadi merah, jika sama dengan target warnanya menjadi kuning dan bila lebih dari target warnanya menjadi hijau. Kurang lebih seperti gambar di bawah ini.

Grafik Warna Otomatis

Grafik Warna Otomatis

Cara Membuat Grafik Otomatis Berubah Warna

Untuk membuatnya ada dua cara yaitu dengan macro dan tanpa macro. Tapi kali ini saya bahas yang mudah saja yaitu tanpa macro. Triknya adalah dengan membuat data dummy seperti gambar di atas di sebelah data yang sesungguhnya. Jadi dibuat 3 data dummy yaitu masing-masing untuk yang lebih dari target, sama dengan target, dan kurang dari taget (tergantung ada berapa kemungkinan warna yang diinginkan).

Rumus untuk data dummy tersebut adalah =if(realisasi>target,realisasi,na()) untuk yang dummy lebih dari target, demikian juga untuk yang lain tinggal mengganti > dengan = dan <.

Setelah data dummy siap, langkah terakhir adalah membuat grafiknya. Sebagai catatan, untuk sumber data yang diambil adalah data dummynya bukan data aslinya. Dengan demikian ada 3 series (tiga warna juga). Nah tinggal diwarnai saja series pertama (lebih dari target) dengan warna hijau, berikutnya kuning, dan terakhir merah). Jadi deh grafik dengan warna otomatis. Karena jika realisasi melebihi target maka yang terisi hanya di dummy lebih dari target lainnya 0 sehingga warna pun hijau. Begitu juga kalau kurang dari target, maka di kolom lebih dari dan sama dengan target nilainya 0 dan yang ada isinya hanya di kolom kurang dari target. Dengan dimikian grafik yang dihasilkan pun otomatis berwarna merah.

File Contoh Grafik Warna Otomatis

Ini contoh filenya, seperti biasanya saya sediakan 2 link, link yang ga repot (mediafire.com) dan link yang sedikit repot (ziddu.com) he…he….

Versi Baru

https://www.mediafire.com/file/2fj0p92mj8an8sy/Automatic_Graph.xlsx

Versi Lama

http://www.mediafire.com/file/f4we269adkbd4gt/Template_Grafik_Warna_Otomatis.xls

http://www.ziddu.com/download/11132233/Template_Grafik_Warna_Otomatis.xls.html

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.